Dia berjalan lurus dan tak ada satupun yang bisa menghalanginya
Dia terus berjalan meskipun pelengkap jiwanyta telah pergi
Dia berjalan seperti ingin mencapai ke suatu tujuan
Lalu ketika dia berada di tujuannya, aku tak bisa mendengar suara-suara yang selalu berada di sekitarku ketika aku berjalan
aku merasa aneh sekarang....
aku merasa dunia meninggalkanku ketika dia justru sedang berada di dunia barunya
dia mengajari aku bagaimana caranya membuat mimpi dan bagaimana caranya bisa mewujudkannya
dia mengajari aku untuk masih selalu bersyukur ketika aku merasa ditinggalkan oleh siapapun
Dia seperti tidak pernah menyerah untuk mewujudkan mimpinya. Lalu aku bertanya pada diriku sendiri," mengapa aku tidak seperti dia?"
Dia lah pendengar ceritaku
Dialah tokoh itu
Dia terus berjalan meskipun pelengkap jiwanyta telah pergi
Dia berjalan seperti ingin mencapai ke suatu tujuan
Lalu ketika dia berada di tujuannya, aku tak bisa mendengar suara-suara yang selalu berada di sekitarku ketika aku berjalan
aku merasa aneh sekarang....
aku merasa dunia meninggalkanku ketika dia justru sedang berada di dunia barunya
dia mengajari aku bagaimana caranya membuat mimpi dan bagaimana caranya bisa mewujudkannya
dia mengajari aku untuk masih selalu bersyukur ketika aku merasa ditinggalkan oleh siapapun
Dia seperti tidak pernah menyerah untuk mewujudkan mimpinya. Lalu aku bertanya pada diriku sendiri," mengapa aku tidak seperti dia?"
Dia lah pendengar ceritakuDialah tokoh itu








